Food Safety di Sidomuncul



Keselamatan makanan dan produk menjadi perhatian utama Sidomuncul. Baru baru ini, di California, produk sidomuncul, yaitu tolak angin diberi peringatan “Pro 65 Warning”. Hal ini dikarenakan distributor tolak angin di Amerika memperoleh informasi bahwa produk dengan bahan jahe dapat mengandung lead (Plumbum/ timbal) yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Salah satu bahan tolak angin adalah Jahe. Sidomuncul melakukan protes pada distributor tersebut  dan menyatakan bahwa produk sidomuncul tolak angin telah memenuhi food safety standard (standar keamanan makanan). Pihak distributor telah melakukan test laboratorium di amerika pada produk tolak angin secara acak, dan dinyatakan produk tolak angin tidak terdeteksi adanya kandungan timbal dan dinyatakan aman.Perwakilan pihak distributor dari amerika telah mengajukan permintaan maaf terhadap sidomuncul atas  pemberian kode pro 65 warning terhadap produk tolak angin sidomuncul.
PT Sidomuncul sendiri berfokus pada aspek keselamatan dan kesehatan produksi. Produk yang dihasilkan telah memenuhi food safety certification (sertifikasi keamanan makanan). Produksi telah mengikuti food safety guidelines (petunjuk keamanan makanan) yang menjadi standar produksi makanan. Pekerja pada industri makanan dan minuman, telah diwajibkan untuk mengikusi food safety course (pelatihan keamanan makanan) untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan produksi. Pengetahuan dan ketrampilan pekerja dalam mengolah produksi dapat mencegah terjadinya kelalaian atau kesalahan produk yang dapat menimbulkan foodborne illness (penyakit yang disebabkan makanan). Proses keamanan makanan sendiri harus dimulai dari pembibitan bahan, penanaman dan perawatan, yang harus dipastikan kualitas lingkungan( tanah, air, udara) serta penggunaan pupuk bebas dari bahan beracun berbahaya (B3). Proses panen, pengiriman, penyimpanan bahan digudang (food storage safety) dan pengolahan harus dipastikan bebas dari bahan B3. Salah satu food safety tips (tip keamanan makanandalam proses produksi makanan dan minuman harus memakai HACCP (Hazard Analysis dan Critical Control Point) untuk memastikan titik titik produksi yang dapat membahayakan kualitas produk makanan dan minuman dapat dicegah dan dihindari.


Komentar